Translate

Rabu, 07 November 2012

Aku Menamainya Kotak 2 x 3

Aku menamainya kotak 2 x 3 meter. sekali lagi aku menamainya kotak 2 x 3 karena memang segitu lah ukurannya. Awalnya aku merasa asing dengan kotak ini, tetapi setelah ku jalani beberapa hari aku merasa nyaman berada di zona ini bahkan tak ingin pindah ke tempat yang lain. Ketika aku tanya pada sebagian orang kebanyak dari mereka mengatakan "Kasihan kamu di tempatkan di tempat seperti ini dengan barang-barang dan kardus". Ehm,,, I dont think so. Aku sangat menikmati tempat ini dengan cara ku sendiri karena aku Alhamdullilah di beri anugrah olehNya untuk bisa menvisualisasikan keadaan. Aku membayangkan barang-barang dan kardus ini sebagai taman mawar nan bewarna-warni bagiku.

Italy, I wanna go there ^_^




Sejarah Awal Berdiri Negara ItaliaSejarah Awal Berdiri Negara Italia - Negara Italy adalah termasuk paling tua didunia dan peninggalan-peninggalan sejarah purba ada banyak terdapat disana.Sampai saat ini penduduk dari segala penjuru dunia mendatangi dan melihat peninggalan-peninggalan sejarah kuno. Roma, sebagai ibukota Kekaisaran Romawi yang kuat dan berpengaruh menarik ribuan ke kota dan negara dari seluruh kekaisaran, termasuk sebagian besar, Mediterania Afrika Utara, daratan Inggris Raya (Inggris) dan bagian Timur Tengah. Pedagang dan pedagang datang ke Italia dari beberapa bagian yang berbeda dari dunia. Kepulauan Capri seperti menjadi populer di akhir abad 18 dan dekade pertama abad ke-19.

Profil Negara Italia
Nama negara : Republik Italia
Ibu kota : Roma
Penduduk : 57,4 juta jiwa (2000)
Luas wilayah : 301.277 km2 (2,5 kali Pulau Jawa), Pulau
Sicilia 25.707 km2, Pulau Sardegna 24.089
km2.
Batas negara : Utara : Perancis, Swiss, Austria, dan Slovenia
Barat : Laut Tyrhenia
Timur : Laut Adriatik
Selatan: Laut Lonia.
Kota-kota utama : Milano, Napoli, dan Torino
Bahasa resmi : Italia
Suku bangsa : Italia 94%, Sardegna 2,7%, Rhaetian 13,6, lain-
lain 1,9%
Agama : Katolik Roma 83%, non religius 13,6%, atheis
1,3%, lain-lain 0,6%
Hari nasional : 2 Juni 1946
Lagu Kebangsaan : Fratelli D’ Italia (Brothers of Italy)
Bendera : Hijau, Putih, Merah (vertikal)
Keanggotaan organisasi
internasional : PBB NATO, Uni Eropa, WEU, G7,
Schengen.
Mata Uang : Euro

Italia, terletak di bagian selatan Benua Eropa. Negara ini berbentuk semenanjung yang mirip sepatu boot dengan dua pulau besar, Sisilia dan Sardinia. Negara ini berbatasan dengan Prancis, Swiss, Austria dan Slovenia. Italia adalah salah satu negara tertua di Eropa. Sejarah negara ini bisa dilacak tiga ribu tahun ke belakang. Tidak heran, Italia menjadi akar dari kebudayaan Eropah, yakni Etruscan dan Romawi.

Badan PBB yang mengurusi Ilmu Pengetahunan dan Kebudayaan (Unesco) mencatat ada sekitar 41 peninggalan sejarah di Italia yang bisa diwariskan kepada dunia. Peninggalan sejarah itu tersebar mulai dari kota Roma hingga Italia bagian selatan dan utara. Peninggalan sejarah itu kini menjadi daya tarik utama bagi pariwisata negara ini. Roma, adalah saksi bisu dari kejayaan Italia ada masa lampau. Menurut legenda, Roma dibangun tahun 753 masehi oleh Romulus, raja pertama Romawi kuno.

Kota ini sangat tua dan klasik, karena masih banyak bangunan sejarah peninggalan Romawi kuno di sini. Salah satunya adalah, Circus Maximus yang dibangun pada masa Raja Tarquinius Priscus, antara tahun 616 hingga 579 sebelum masehi. Dahulu, ribuan tahun lalu, di arena ini digelar ajang perlombaan balap kereta kuda dan gladiator, hiburan yang paling digemari saat itu.

Bagi rakyat Italia, Circus Maximus adalah simbol dari kejayaan masa lampau. Di sini pula rakyat Italia merayakan tim sepak bola kesayangan mereka yang menjuarai piala dunia. Ribuan warga kota Roma saat itu memadati lapangan ini, kendati suhu menyengat, sekitar 35 derajat selsius. Mereka menyambut, kedatangan tim Italia. Sepak bola memang memiliki tempat khusus di hati orang setiap Italia, sehingga peristiwa seperti mereka rayakan se-akbar mungkin, mengalahkan perayaan hari nasional mereka.

Italia adalah negara yang bisa hidup dari industri pariwisata. Setiap tahun 15 hingga 20 juta wisatawan berkunjung ke sini. Biasanya pada musim panas, Roma dipadati wisatawan. Jumlahnya bisa melebihi penduduk Roma sendiri yang justri memilih berlibur keluar kota.

Di Piazza Navona, misalnya, wisatawan bisa menikmati goresan tangan karya para pelukis jalanan. Dengan tarif tarif 60 hingga 120 ribu rupiah, wisatawan bisa mendapatkan lukisan diri hanya dalam waktu 10 menit. Bangunan sejarah di Italia memang telah menjadi magnet bagi jutaan wisatawan. Di Piazza di Spagna, biasanya wisatawan menghabiskan waktu mereka, dan tidak mereka pun menguras koceknya berbelanja di toko dan butik di kawasan yang menawarkan produk dengan merek mendunia.

Inilah Colosseo. Colosseo atau Koloseum adalah salah satu monumen yang menjadi landmark sekaligus simbol dari kota Roma. Roma selalu identik dengan bangunan ini. Di tempat inilah kerap digelar gladiator, yaitu pertarungan antara manusia melawan manusia, atau manusia dengan hewan. Bangunan ini menjadi saksi dari ribuan nyawa manusia yang mati dalam pertarungan di arena ini.

Colosseo sangat megah, dan memancing rasa ingin tahu orang untuk melihat lebih mendalam sejarah bangunan ini. Pada musim panas, ribuan wisatawan rela antri berjam-jam untuk melihat monumen ini. Sebelum memasuki Colloseo, pengunjung disuguhi atraksi gladiator. Sekali foto bersama gladiator ini dipungut biaya lima Euro, setara dengan 60 ribu rupiah.

Colosseo adalah sebuah ampiteater yang sangat besar yang dibangun pada tahun 72 setelah masehi, oleh Vespasiano, lalu diselesaikan oleh putranya, Titus, delapan tahun kemudian.

Pembangunan Colosseo memanfaatkan tenaga tahanan Yahudi. Colosseo berbentuk lonjong, dengan bagian terpanjang berukuran 187 meter, sedangkan yang terpendek 155 meter. Tingginya mencapai 50 meter, dan mampu menampung 80 ribu penonton. Colosseo awalnya, berfungsi sebagai stadion besar untuk menghibur rakyat dengan tontonan sirkus.

Seratus lima puluh kilometer sebelah selatan kota Roma, ada situs sejarah yang terkenal bernama Pompeii. Pompeii adalah kota yang tertimbun abu letusan gunung Vesuvius pada tanggal 24 Agustus tahun 79. Porta Marina atau gerbang laut ini adalah cikal bakal dari kota Pompeii. Gerbang ini dahulunya adalah kota perdagangan. Jejak-jejak itu masih terlihat di Via Della Marina. Lalu lalang kendaraan yang mengangkut barang dari pelabuhan, pada masa itu melewati jalan sempit ini.

Basilica, adalah bangunan yang paling mencengangkan di Pompeii. Basilica, adalah sebuah karya arsitektur dengan sentuhan seni yang tinggi. Kini hanya sebagian pilar dan tribun yang tersisa. Tribun ini pada masa itu digunakan untuk kegiatan pengadilan dan perdagangan. Para ahli sempat berdebat panjang untuk menyimpulkan, bahwa Basilica dahulunya beratap. Dan dari lukisan diatap, dipastikan bahwa Basilica dibangun sekitar tahun 120 sebelum masehi.

Pada masa itu, mereka sudah memikirkan membangun jalan khusus untuk manusia, hewan, dan kendaraan. Bangunan ibadah, kegiatan politik dan ekonomi, tertata dengan baik, dengan tetap memperhatikan nilai estetika yang tinggi. Pengunjung membutuhkan waktu berjam-jam untuk menelusuri kota mati ini. Pompeii bisa memberikan pelajaran penting bagi masa kini, bagaimana seharusnya membangun kota dengan baik, yakni kota yang tidak hanya mendewakan bangunan semata, namun juga memperhatikan ruang bagi manusia untuk beraktualisasi.\


selanjutnya GONDOLA,,,, waw,,,,,,,,gondola merupakan alat transportasi yang sangat di minati oleh banyak pengunjung terutama bagi mereka yang ingin berbulan madu atau memanfaatkan suasana yang romantis di sepanjang aliran sungai... dan berharap 2014 saya bisa menjajakan kaki di sini dan merasakan indah dan romantisnya perjalan dengan Gondola dengan Beruang Kutub saya

Referensi:
http://dwpkbri-rome-tuttiitaly.blogspot.com/2007/08/profil-negara-italy.html
http://www.resep.web.id/traveling/italia-negeri-pewaris-sejarah-kuno.htm
http://www.eliaelisa.com/search/peninggalan-sejarah-negara-italia/

Jika Aku Menikah Nanti

Menikah dengan pasangan yang kita cintai adalah impian setiap manusia di atas muka bumi ini tak terkecuali aku. Menjadi keluaga yang SAMARA (sakinah, mawadah dan warahmah) tujuan utama. Jika aku menikah nanti aku ingin mengabiskan hari-hari ku penuh canda dan teka-teki dari sang Illahi. Jika aku menikah nanti aku ingin memakai kebaya warna putih dengan paduan kuning ke-emasan. Sehinggan terpancar aura kemeriahan......

BUBU (bulet buntel) Aku Jatuh Cinta Padamu


Sebenarnya Hanya mengungkit cerita lama Tentang aku Dan Bubu. Eitsssss,,,,,,,,,,,,,, Bubu bukanlah kekasihnya penyanyi yang melantukan lagu "SESUATU". Bubu alias bulet buntel adalah kucing Ibuku. Jujur sebelumnya aku dulu tak begitu menyayangi kucing apalagi sampai memandikannya tiap hari jumat (kadang di bantu m adek ku Icha). Ketika melihat Bubu pertama kali lahir ada rasa gemes melihatnya hehehe. Meski Ibu melarang ku untuk mendekati Bubu terlalu dekat karena Bulunya yang membawa virus tetapi aku tak peduli. Aku Jatuh cinta pada pandangan pertama
  Bubu sebenarnya memiliki saudara 3 ekor, tetapi karena ada kucing nakal yang iri pada ibunya maka tiga rekan Bubu di terkam :-( (sadis bgt lu cing ). Kematian 3 rekan Bubu tidak begitu memprihatinkan bagiku karena namanya juga kucing tidak akan ada yang namanya hari pembalasan hehehe.
  Bubu di lahirkan pada bulan Juni 2012 lalu menjelang subuh di kamar ku. Aku masih mengingat dengan jelas merahnya badan Bubu karena masih di baluti oleh darah saat sang ibu melahirkannya. Lucu, lucu sekali :-). Aku bisa merasakan bagaimana kasih sayang yang sang ibu berikan ketika membersihkan darah yang tersisa di tubuh Bubu dan tiga rekannya. Bubu kelihatan sangat manja, itu bisa aku liat saat dia mengeliat sana sini karena kekenyangan habis menyusui. Bubu semakin cantik ketika selesai di bersihkan oleh ibunya. Mata bubu nan indah baru bisa terbuka dengan sempurna ketika dia telah berusia tiga hari, begitu pun dengan tali pusarnya yang putus. Aku semakin bahagia karena bisa melihat perkembangan Bubu yang kebetulan saat itu saya sedang libur semester. Jadi punya banyak waktu bersama Bubu. Hanya dalam waktu seminggu Bubu tumbuh begitu cepat mungkin agak berbeda dengan kucing-kucing lainnya. Alasan kenapa aku memberikan nama Bubu karena begitu cepat badannya "Ndut" hehehehe.
  Bubu benar-benar membuat ku jatuh cinta apalagi badannya yang semakin ndut itu,. Aku masih ingat pagi itu. Bukannya mencuci muka yang ku lakukan malah mencari Bubu di ranjangnya dan membersihkan bulu-bulunya yang sering rontok hehhehe. Dua minggu tlah ku lewati bersama Bubu, liburan ku serasa semakin terkesan dengan kehadirannya apalagi Bubu berhasil mengalihkan perhatianku pada sang Kekasih hati yang sering ku panggil "Beruang kutub". Bubu mulai lincah dalam bermain dan aku pun tak mau kehilangan kesempatan untuk memanjakan dia. Bahkan sempat aku, adiku dan ponakan ku berebut untuk memanjakan Bubu. Kala malam datang, aku membiarkan Bubu menyusu dengan Ibunya hingga kenyang. Setelah itu aku mengangkatnya ke dalam pelukan ku. Hingga saat ini aku masih bisa merakan hangatnya tubuh Bubu. Dia begitu tenang meski aku memainkan kumisnya yang sudah mulai panjang hehehhe. Bubu tertidur hanya dalam hitungan menit saja, mungkin karena dia sudah kekenyangan makanya bawaan ntuk ngantuk cepat hehehe.
    Bubu bangun dari tidurnya esok hari, lucu sekali ketika dia menjilati mata ku. Entah sebagai tanda "Ghea bangu, udah terang matahari neng, tidur mulu kamu". Mungin seperti itu maksud Bubu padaku. Aku membelainya manja. Bubu semakin lucu bahkan dia bisa menggerakan dua kakinya ke atas dan hanya bertumpu pada dua kaki saja. lucu dan sangat lucu sekali apalagi sekarang dia sudah mengerti ketika aku panggil namanya. Bubu meliuk-liukan tubuhnya di atas kasur dan mengeliat sana sini.
    Sudah hampir tiga minggu bersama Bubu di rumah, Sore ini aku ingin pergi ke pasar dan ingin rasanya aku membawa Bubu lalu memasukannya ke dalam keranjang belanja ku tetapi sayangnya Ibu ku tak mengizinkan takut Bubu jadi "Kucing preman pasar" hahhah ada ada saja ibuku ini. Ada perasaan tak enak dalam benak ku, tetapi aku tetap pergi, hanya berselang setengah jam Icha menelphone ku " Kak Bubu berdarah :-( kucing kemaren tu datang lagi, kaki Bubu di gigit". Air mata ku jatuh,penyesalan ku timbul kenapa aku harus ninggalin Bubu tadi, kalau aku ngk ninggalin dia pasti dia ngk akan terluka. Segera aku pulang dan melihat Bubu terkulai lemas. Ibu bubu berada di samping nya dengan wajah sedih di temani Ibunda ku juga. Sejak kejadian itu Aku tak mau Bubu kenapa-kenapa bahkan untuk ke Kamar mandi pun aku membawanya atau memastikan dia aman berada di tangan Adik ku.
   Cinta ku terlalu dalam untuknya, Bubu semakin tumbuh besar. Aku dan Ica memutuskan untuk membuatkan nya Jas dan Tuxido sebagai baju lebaran untuknya. Walau tak mengerti tapi ketika kau katakan "Bulet buntel ku sayang, Chicha mau membuatkan mu Baju lebaran warna Pink, cantik banget kalau kamu make ntr". Bubu langsung mendekat dan mencium pipiku. Aku sangat merasakan kehangatannya. 
    Dua minggu menjelang lebaran aku harus meninggalkan Bubu untuk beberapa hari mungkin hingga malam takbiran karena aku harus pergi ke kota Padang. Ada urusan yang harus ku selesaikan. Aku menitipkan Bubu kepada mereka yang di rumah. Ku kecup keningnya dan say "good bye". "Bubu kamu baik-baik ya d humz, ngk boleh nakal, kalau nakal nanti ngk di kasih Amy kamu makan ntr hehe". Entah kenapa seolah aku merasa kalau Bubu adalah manusia. Dan tak pernah luput Bubu dalam pembicaraan ku dengan kekasih hati Beruang Kutub, yang kadang iri karena Bubu is number one'
   Berada di kota Padang tanpa Bubu sunyi rasanya, ingin aku segera pulang dan menjemputnya. Bahkan saking rindunya aku pada Bubu aku sempat menangisi dia, aku ingin memanjakannnya. Tak pernah sekali pun aku absen untuk menelphone pulang sekedar menanyakan kabar Bubu. Mereka mengatakan kalau Bubu semakin sehat. Tak sabar rasanya ingin segera pulang. Besok ternyata 2 hari menjelang lebaran dan aku segera pulang. Ingin jumpa dengan Bubu. Ketika aku pulang tak satu orang pun membicarakan Bubu. aneh itu yang kurasa sampai akirnya aku m=bicara pada adik ku Ica
"SEpi
baju Bubu kok di gantung?
Bubu mana?
kakak Kangen padanya
Bubu,,,,,,,,,,,,
pussss pusss kamu dimana sayang"
tak seorang pun yang menjawab

"Bubu dah mati kan 3 hari setelah kakak ke padang, bg fadli tau tp d blg jgn ksh tau kakak dulu. Bruuuuuuuuuuuuk,,jantung ku kemudian langsung berdetak begitu kencang. Aku tak percaya bubu tlah pergi,,,
untuk siapa tuxido ini
untuk siapa jas ini?
Bubu mati di bunuh oleh kucing yang juga membunuh ketiga rekannya. Aku tak tau apa tujuan kucing itu membunuhnya :-(. Dendam apa yang ia simpan?

tlah beberapa Bulan Bubu pergi aku masih menganggapnya ada
Aku masih bisa merasakan manjannya Bubu
Aku berharap akan ada Bubu ku lagi
Bubu selalu hidup di jiwa ku
Aku rindu kamu Bulet Buntel ku 
T_T
T_T
:-(
rest in peace sayang

The Power of Dream

The power of dream

THE POWER OF DREAM
Deep within each heart
There lies a magic spark
That lights the fire of our imagination
And since the dawn of man
The strenght of just "I can"
Has brought together people of all nations

There’s nothing ordinary

In the living of each day
There’s a special part
Every one of us will play

Feel the flame forever burn

Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
As the world gives us its best
To stand apart from all the rest
It is the power of the dream that brings us here

Your mind will take you far

The rest is just pure heart
You’ll find your fate is all your own creation
Every boy and girl
As they come into this world
They bring the gift of hope and inspiration

Feel the flame forever burn

Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

There’s so much strength in all of us

Every woman child and man
It’s the moment that you think you can’t
You’ll discover that you can

Feel the flame forever burn

Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

Feel the flame forever burn

Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

The power of the dream

The faith in things unseen
The courage to embrace your fear
No matter where you are
To reach for your own star
To realize the power of the dream

by: celine dion





setiap orang memiliki mimpi dan tak satu orangpun berhak menghakiminya karena setiap orang memiliki caranya untuk mencapai impian itu


aku ingin berada di tempat ini dengan orang tuaku suatu hari nanti amin..




dari kecil aku pernah bermimpi untuk berada di tempat ini dan melewatinya bersama gondola dengan pasangan hidupku suatu hari nanti


dan aku juga pernah bermimpi untuk bisa dinner di kapal pesiar ini


bahkan ide gilaku lagi aku ingin memiliki sebuah taman mawar di rumah masa depan ku



dan ini mimpiku bersama keluargaku EDEC Famz wilda, salam. necha.

I Love Kids







  • Aku bahagia masih memiliki Ibu, Ayah dan keluarga yang utuh. Mereka memberika perhatian yang penuh untuk ku. Tak pernah sekali pun mereka nengeluh akan sikap dan tindakan yang aku lakukan. Hanya nasehat yang selalu menjadi penyejuk hati bagi mereka. Walau kadang sempat terbesit di benak ku Rasa kesal (Meski hanya sesaat) di kala keinginan ku tak terpenuhi oleh beliau. Rasa egois kadang muncul dan ingin menguasai. Masih teringat di kala aku kecil, Aku tidak mau makan hanya karena Ibu telat memberikan nasi padaku, bahkan tidak sopannya aku membuang makanan itu ke tanah lalu menangis. Ibu tak memarahi ku, beliau hanya merangkul dan kemudian mengemasi nasi yang sudah berserakan. Mungkin tidak hanya aku yang mengalami hal yang seperti ini, kebanyak dari kita juga melakukan hal yang sama. Tanpa kita sadari pelukan dan kasih sayang yang diberikan oleh kedua orang tua hanya di anggap sebagai tanggung jawab beliau dalam mengurus anak, itu saja tanpa memikirkan hal yang lain yang tidak di miliki oleh orang lain sebut saja Adek-adek di panti asuhan
  •  
 "Balon Cinta" dari adik-adik di panti asuhan,,, begitu tergambar dengan jelas senyum merekah dari bibir mereka yang tidak berdosa. Ada yang di tinggalkan karena himpitan Ekonomi, Korban Gempa Mentawai dan ada yang di tinggal kan saja di depan Pintu Panti asuhan tanpa tau dosa apa yang telah mereka perbuat sehingga sang Ibu tega meninggalkannya. Aku masih ingat ketika pertama kali aku menjumpai mereka bulan Juni lalu, Ada yang bernama "Tata" gadis mungil yang baru berusia 6 tahun, dia berusaha mencari perhatianku dengan berbagai ulah seperti mengganggu teman di sebelahnya yang sedang belajar atau menjatuhkan salah satu buku yang terpajang di rak-rak. Tertawa geli aku melihat tingkahnya nan lucu itu. Aku menemukan bahagia ku di sini, Rumah keduaku "I Love Kids" itu kata yang muncul di benak ku. Bermain bersama mereka menghilangkan penat di kepalaku setelah seharian beraktivitas di kampus. Senja semakin beranjak menuju datangnya seruan Adzan Magrib dan itu saatnya aku dan teman teman (Salam, chicha, wilda, Widia, Khairat, Ria , Ranti dlll) untuk kembali ke kosan masing-masing
     Masih canda dan tawa yang kurasakan saat itu hingga Tata kembali memeluk ku. Air mata ku Jatuh ketika Dia berkata "Kak sering-sering main ke sini yach, aku rindu kakak dan kawan-kawan". Antara sadar dan tidak dengan ucapan Tata, air mataku jatuh sekaligus mencambut nuraniku. Seperti itu mereka merindukan hangatnya pelukan dan kasih sayang. Mereka sangat membutuhkan belaian itu. Kini aku sadar betapa sayangnya Kasih Ayah dan Bunda hingga aku tlah dewasa seperti saat ini. Sedangkan para malaikat kecil ini hanya menunggu kasih sayang dari mereka yang peduli. Tak ingin lagi ku buat Ibu kesal, Tak ingin lagi aku membuang makanan karena di Luar sana dan juga tepat di depan mataku mereka sangat membutuhkan makanan itu.
   Trimakasih wahai malaikat-malaikat kecil ku, Kau ajarkan aku arti hidup, cinta dan kasih sayang melalui sikap mu. Ku ingin kau jadi orang yang bermanfaat kelak demi baktimu pada nusa, bangsa dan agama. Buatlah orang tua mu bangga di Surganya


Thanks to Salam, Chicha, Widya, Wilda yang sudah membawa ku mencari arti bahagia ^_^
  •